{"id":391,"date":"2025-03-07T12:39:26","date_gmt":"2025-03-07T12:39:26","guid":{"rendered":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/?p=391"},"modified":"2025-11-15T15:58:01","modified_gmt":"2025-11-15T15:58:01","slug":"steam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/","title":{"rendered":"STEAM"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-392\" src=\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\" alt=\"\" width=\"338\" height=\"242\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar panas steam adalah panas kondensasi, jadi panas ini harus digunakan. Untuk mencegah uap yang tidak terpakai keluar dari sistem pemanas dan untuk mencegah pembentukan kondensat di ruang pemanas, penyebar kondensat harus dipasang di saluran keluar. Saluran kondensat juga dapat mempertahankan tekanan uap yang tinggi di ruang pemanas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pemanasan tidak langsung, hanya uap super panas dan panas kondensasi yang digunakan sebagai panas. Suhu yang diinginkan di ruang pemanas dapat diatur dengan pengatur tekanan. Pasokan uap juga dapat diatur oleh katup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menginjeksikan uap langsung ke bahan pemanas, panas sensibel cairan lebih baik digunakan. Air sangat bermanfaat sebagai media pemanas karena memiliki panas kondensasi yang besar, mudah terbakar dan tidak beracun. Uap dapat menyebabkan luka bakar yang parah, terutama jika semua panas yang terkondensasi menyebar ke seluruh kulit. Oleh karena itu, saluran pengangkat uap hanya dapat digunakan saat mengurangi tekanan dan mendinginkan saluran. Uap dihasilkan di tengah pembangkit uap di dalam ketel (ketel radiasi, ketel pembakaran, ketel listrik) dengan menggunakan batu bara sebagai bahan bakar, bahan bakar minyak atau listrik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uap ini dihasilkan dari air yang semua garam dan gasnya telah dihilangkan (air umpan boiler). Di sini, uap dihasilkan pada suhu yang sesuai dengan tekanan ketel. Uap yang dihasilkan dipanaskan kembali oleh gas buang sehingga kehilangan panas tidak segera menyebabkan kondensasi selama pengangkutan ke tempat penggunaan. Setelah tekanan tinggi dalam turbin uap, misalnya, telah dikurangi dan air telah diinjeksikan ke dalam uap superheated, uap tersebut kemudian dialirkan melalui pipa-pipa yang diisolasi dengan baik ke konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada titik penggunaan, panas kondensasi terutama dibutuhkan. Karena uap tidak dapat disimpan, kelebihan uap diubah menjadi air panas atau air panas. Pemanas dengan uap sebagai media pemanas dapat dipasang dengan mudah secara profesional. Pemanasan dapat dilakukan dengan memasukkan uap langsung ke bahan yang dipanaskan. Suhu pemanasan maksimum yang dimungkinkan pada perangkat dengan ventilasi adalah 100 oC. Cara ini hanya dapat digunakan jika penambahan air atau volume tidak mengganggu sistem. Uap dapat digunakan secara tidak langsung, misalnya dalam pemanasan. Suhu yang dapat dicapai secara teoritis sama dengan suhu kondensasi uap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>\u00a0 Macam-Macam Steam<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saturated Steam,\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu uap air yang terbentuk pada suhu didih dan tidak mengandung titik-titik air maupun gas asing.<\/span><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wet Steam,\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu campuran dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saturated<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan titik-titik air yang terdistribusi merata. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini terbentuk misalnya pada waktu air mendidih dengan sangat kuat atau karena kondensasi sebagian dari uap jenuh.<\/span><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Supaerheated Steam,\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu uap yang dipanaskan melebihi temperatur didihnya. Pada tekanan yang sama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memiliki kerapatan lebih rendah daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saturated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>\u00a0Syarat Steam<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan dan temperatur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus diketahui agar keadaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dapat diidentifikasi dengan baik. Untuk mengolah 1 kg air pada temperatur 0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> diperlukan panas sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Panas sensibel cairan, yaitu jumlah panas yang diperlukan untuk memanaskan air tersebut dari 0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C ke temperatur didih.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Panas penguapan, yaitu jumlah panas yang diperlukan untuk menguapkan air tersebut pada temperatur didih tanpa terjadi keaikan temperatur.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Panas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lanjut, yaitu panas yang diperlukan untuk pemanasan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saturated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">superheated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah panas keseluruhan yang dibutuhkan untuk mengubah air bertemperatur 0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> disebut kandungan panas dari uap\/<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kkal\/kg). Pada pemanfaatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai media pemanas akan terjadi hal-hal sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada waktu pendinginan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">superheated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan melepaskan panasnya sampai menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saturated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlah panas yang dibebaskan ini relatif kecil (misalnya hanya 10 %) bila dibandingkan dengan jumlah panas kondensasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada waktu pedinginan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saturated steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan segera terkondensasi. Seluruh panas kondensasi akan dibebaskan, yang besarnya sama dengan panas penguapan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada waktu pendinginan kondensat, sebagian energi panas dibebaskan lagi (panas sensibel air). Penggunaan energi panas ini hampir selalu berlangsung dengan tidak sempurna dalam sistem pemanasan yang pertama. Panas yang tersisa sering dimanfaatkan lagi dalam alat penukar panas selanjutnya, misalnya untuk pemanasan awal bahan-bahan proses yang akan diumpankan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kualitas Steam harus tersedia pada titik penggunaan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Dalam jumlah yang benar untuk menjamin bahwa aliran panas yang memadai tersedia untuk perpindahan panas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada suhu dan tekanan yang benar, atau akan mempengaruhi kinerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Bebas dari udara dan gas yang dapat mengembun yang dapat menghambat perpindahan panas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Bersih, karena kerak (misal karat atau endapan karbonat) atau kotoran dapat meningkatkan laju erosi pada lengkungan pipa dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">orifice <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kecil dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam traps <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan kran<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kering, dengan adanya tetesan air dalam steam akan menurunkan entalpi penguapan aktual, dan juga akan mengakibatkan pembentukan kerak pada dinding pipa dan permukaan perpindahan panas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jenis jenis steam<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan fluida yang mengalir dalam pipa<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketel Pipa\u00a0api (Fire tube boiler)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketel pipa air ( water tube boiler )<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pemakaiannya<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketel stasioner ( stasionary boiler ) atau ketel tetap<\/span><\/i><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> ketel mobil ( mobile boiler ), ketel pindah \/ portable boiler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan letak dapur (furnace posisition )<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Ketel dengan pembakaran di dalam (internally fired steam boiler )<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketel dengan pembakaran di luar ( outernally fired steam boiler )\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan jumlah lorong (boiler tube )<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Ketel dengan lorong tunggal (single tube steam boiler ).<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketel dengan lorong ganda ( multi tube steam boiler )<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Berdasarkan pada porosnya tutup drum (shell)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Ketel tegak ( vertikal steam boiler ), seperti ketel cocharn, ketel clarkson dll<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Ketel mendatar ( horizontal steam boiler ), seperti ketel cornish, lancashire, scotch dll.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan bentuk dan letak pipa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.ketel dengan pipa lurus, bengok dan berllekak-lekuk ( stright, bent and sinous tubeler heating surface)<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> ketel dengan pipa miring datar dan miring tegak ( horizontal, inclined or vertical tubeler heating surface)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan peredaran air ketel ( water circulation )<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Ketel dengan peredaran alam ( natural circulation steam boiler )<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Ketel dengan peredaran paksa ( forced circulation steam boiler )<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Proses Steam<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengubah air dalam fase cair menjadi uap (uap), energi panas ditambahkan untuk menaikkan suhu terlebih dahulu, yang disebut &#8220;kalor sensibel&#8221;. Titik didih air pada tekanan atmosfer adalah 100 0 C (212 oF) dan meningkat dengan meningkatnya tekanan dalam sistem. Ketika air (cair) mulai berubah menjadi uap (uap), suhu tidak akan lagi berubah dengan penambahan panas. Cairan menunjukkan hubungan antara tekanan dan suhu saturasi saat berubah dari air menjadi uap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Energi panas yang dipindahkan dari fase cair ke uap pada suhu konstan disebut &#8220;panas laten&#8221; penguapan. Uap yang telah menguap seluruhnya, tetapi belum dipanaskan hingga suhu yang lebih tinggi dari suhu jenuhnya, disebut &#8220;uap jenuh kering&#8221;. Uap yang belum sepenuhnya menguap disebut &#8220;uap basah&#8221;. Persentase berat tetesan air dalam uap basah dikenal sebagai % kelembaban. Persentase kualitas uap basah diperoleh dengan mengurangkan persentase kelembaban dari 100%. Secara umum, dengan meningkatnya tekanan &#8220;uap kering jenuh&#8221;, jumlah panas yang masuk akal juga meningkat dan jumlah panas laten berkurang<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Referensi ;<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/masnilala.blogspot.com\/2014\/06\/steam.html?m=1\"><span style=\"font-weight: 400;\">http:\/\/masnilala.blogspot.com\/2014\/06\/steam.html?m=1<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.prosesproduksi.com\/apa-itu-steam\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.prosesproduksi.com\/apa-itu-steam\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0 Sebagian besar panas steam adalah panas kondensasi, jadi panas ini harus digunakan. Untuk mencegah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-391","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>STEAM - Himatemia FT Unila 2026<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"STEAM - Himatemia FT Unila 2026\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Himatemia FT Unila 2026\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-07T12:39:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-15T15:58:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"265\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"190\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/ba5d9e18386c2684cfb0f700b1535655\"},\"headline\":\"STEAM\",\"datePublished\":\"2025-03-07T12:39:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-15T15:58:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\"},\"wordCount\":1103,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\",\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\",\"name\":\"STEAM - Himatemia FT Unila 2026\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-07T12:39:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-15T15:58:01+00:00\",\"description\":\"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg\",\"width\":265,\"height\":190},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"STEAM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/\",\"name\":\"Himatemia FT Unila 2026\",\"description\":\"Bersinergi, Memotivasi, Bertransformasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Himatemia FT Unila 2026\",\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-Logo-Hima-Profil-IG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-Logo-Hima-Profil-IG-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Himatemia FT Unila 2026\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/ba5d9e18386c2684cfb0f700b1535655\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38f4b68660d0aec9882625af37e3e7e7321577fcda96d9902dec1a1b8911a460?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38f4b68660d0aec9882625af37e3e7e7321577fcda96d9902dec1a1b8911a460?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/author\/himatemia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"STEAM - Himatemia FT Unila 2026","description":"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"STEAM - Himatemia FT Unila 2026","og_description":"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0","og_url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/","og_site_name":"Himatemia FT Unila 2026","article_published_time":"2025-03-07T12:39:26+00:00","article_modified_time":"2025-11-15T15:58:01+00:00","og_image":[{"width":265,"height":190,"url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/ba5d9e18386c2684cfb0f700b1535655"},"headline":"STEAM","datePublished":"2025-03-07T12:39:26+00:00","dateModified":"2025-11-15T15:58:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/"},"wordCount":1103,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/","url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/","name":"STEAM - Himatemia FT Unila 2026","isPartOf":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg","datePublished":"2025-03-07T12:39:26+00:00","dateModified":"2025-11-15T15:58:01+00:00","description":"Steam merupakan uap air atau air dalam fasa gas. Steam atau air berupa gas merupakan media panas yang memiliki panas yang sangat tinggi dan lebih banyak menjadi bahan bakar dalam industri kimia dan merupakan jenis komoditi yang sangat penting.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#primaryimage","url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/download-3.jpg","width":265,"height":190},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/2025\/03\/07\/steam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"STEAM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#website","url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/","name":"Himatemia FT Unila 2026","description":"Bersinergi, Memotivasi, Bertransformasi","publisher":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#organization","name":"Himatemia FT Unila 2026","url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-Logo-Hima-Profil-IG-1.png","contentUrl":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-Logo-Hima-Profil-IG-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Himatemia FT Unila 2026"},"image":{"@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/ba5d9e18386c2684cfb0f700b1535655","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38f4b68660d0aec9882625af37e3e7e7321577fcda96d9902dec1a1b8911a460?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38f4b68660d0aec9882625af37e3e7e7321577fcda96d9902dec1a1b8911a460?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id"],"url":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/author\/himatemia\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=391"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":394,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391\/revisions\/394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/himatemia.eng.unila.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}