Inovasi Cemerlang, Tiga Mahasiswa Teknik Kimia Unila Berhasil Lolos Pendanaan PKM

Kabar gembira dan membanggakan datang dari sivitas akademika Teknik Kimia Universitas Lampung. Semangat riset dan inovasi kembali berbuah manis dengan lolosnya tiga proposal gagasan mahasiswa dalam ajang bergengsi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatemia) FT Unila, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu merumuskan solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Pada tahun ini, ide-ide yang berhasil mendapat pendanaan sangat menarik karena mengombinasikan prinsip dasar teknik kimia dengan isu keberlanjutan, mulai dari pemanfaatan limbah, pengembangan produk ramah lingkungan, hingga teknologi material maju.

Berikut adalah tiga inovasi luar biasa dari mahasiswa Teknik Kimia Unila yang berhasil lolos pendanaan:

  • ETIGUARD: Solusi Pengemas Cerdas untuk Hortikultura Diinisiasi oleh Ni Putu Adelia Putri Larasti, inovasi ini mengangkat potensi lokal dengan memanfaatkan limbah kulit dan ampas kopi khas Lampung untuk diolah menjadi komposit selulosa. ETIGUARD hadir sebagai lembaran pengemas aktif yang berfungsi sebagai agen penyerap etilen. Terobosan ini sangat krusial untuk menjaga kesegaran dan memperpanjang umur simpan komoditas hortikultura hasil pertanian.

  • COVALERA: Sabun Mandi Ramah Lingkungan untuk Kulit Sensitif Billal Pasha Hendriyadi membawa gagasan COVALERA, sebuah inovasi perawatan tubuh berbahan dasar lerak yang disubstitusi dengan nanopartikel ekstrak kulit kakao dan lidah buaya. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif produk yang ramah lingkungan, tetapi juga diformulasikan secara khusus dan aman untuk perawatan kulit sensitif.

  • Teknologi Membran Inklusi Polimer untuk Pemisahan Limbah Berfokus pada pemisahan senyawa kimia dan penanganan limbah, Lyra Aulia Febriyanti mengembangkan Kopolimer Eugenol-Divinil Benzena 8% sebagai senyawa pembawa pada membran inklusi polimer. Riset teknikal ini bertujuan untuk memaksimalkan pemisahan malasit hijau (zat warna yang sering menjadi polutan) dengan metode yang lebih efektif dan efisien.

Kami mewakili Himatemia FT Unila mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Adelia, Billal, dan Lyra. Semoga seluruh tahapan riset ke depan dapat berjalan lancar, mencapai target yang diharapkan, dan membawa hasil yang maksimal.

Prestasi ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal pembuktian ide. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi seluruh Mahasiswa Aktif Teknik Kimia Universitas Lampung untuk tidak ragu menuangkan gagasan dan terus berkarya.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *